<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Keyla Azka Kireina</title>
	<atom:link href="http://azkaceria.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azkaceria.wordpress.com</link>
	<description>be tHe 1 and bE thE bEsT</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Jan 2010 09:40:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='azkaceria.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Keyla Azka Kireina</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://azkaceria.wordpress.com/osd.xml" title="Keyla Azka Kireina" />
	<atom:link rel='hub' href='http://azkaceria.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Membiasakan Anak Sikat Gigi</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2010/01/13/membiasakan-anak-sikat-gigi/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2010/01/13/membiasakan-anak-sikat-gigi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2010 09:40:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Balita]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[sikat gigi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Pada usia bayiku 7-9 bulan, disaat dia sudah mengenal susu formula, di lidahnya sering terlihat putih. Sepertinya itu adalah sisa susu nya di malam hari. Bila ini dibiarkan terus tentunya akan mengganggu si bayi karena putih nya itu akan terlihat tebal. Sebenarnya bayi bisa diberikan air putih setelah dia minum susu, namun untuk kondisi di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=184&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada usia bayiku 7-9 bulan, disaat dia sudah mengenal susu formula, di lidahnya sering terlihat putih. Sepertinya itu adalah sisa susu nya di malam hari. Bila ini dibiarkan terus tentunya akan mengganggu si bayi karena putih nya itu akan terlihat tebal. Sebenarnya bayi bisa diberikan air putih setelah dia minum susu, namun untuk kondisi di malam hari yang sangat mengantuk bagi sang ibu untuk memberikan air putih lagi setelah minum susu maka keesokan harinya sisa air susu tadi akan terlihat menebal di lidahnya.</p>
<p>Untuk menghilangkan sisa susu tadi, biasanya di pagi hari sebelum mandi lidahnya aku bersihkan dengan baby finger toothbrush dengan bulu sikat yang halus tanpa menggunakan pasta gigi. Sediakan air putih di mangkok kemudian masukkan baby finger ke jari telunjuk lalu bersihkan perlahan-lahan ke seluruh lidah ataupun giginya yang mungkin satu atau dua sudah tumbuh bila bulu sikat sudah penuh dengan kotoran cuci bulunya ke dalam air yang ada di mangkok begitu seterusnya sampai bersih. Ciptakan suasana sikat gigi yang menyenangkan sehingga si bayi merasa ini merupakan kebiasaan yang menyenangkan.</p>
<p>Setelah si bayi berumur 1 tahun yang sudah mengkonsumsi berbagai makanan dan camilan tentunya dengan kebiasaan membersihkan gigi dengan baby finger toothbrush sudah bisa digantikan dengan baby toothbrush tentu saja dengan bulu sikat yang lembut serta kepala sikat yang kecil sehingga tidak sakit bila masuk ke mulut si kecil. Biasakan dengan menggunakan sikat gigi ini diawali tanpa menggunakan pasta terlebih dahulu. Setelah dia merasa nyaman boleh menggunakan sedikit pasta gigi anak . Untuk si kecilku aku menggunakan pasta gigi dari Zwi***l karena aman bila tertelan safe if swallowed. Tersedia berbagai rasa tergantung si kecil menyukai rasa yang mana.</p>
<p>Aku berusahan menciptakan kebiasaan menyikat gigi sedini mungkin agar si kecil terjaga kesehatan gigi dan gusinya. Gigi anak putih bersih dan sehat tentu dambaan sang ibu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=184&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2010/01/13/membiasakan-anak-sikat-gigi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tes Mantoux&#8230;???</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2009/11/13/tes-mantoux/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2009/11/13/tes-mantoux/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 08:13:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[mantoux]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<category><![CDATA[tes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Bila anak anda kurus, berat badan tidak naik-naik, sering sakit, dokter anda mungkin pernah menyarankan untuk dilakukan tes mantoux. Apa sih tes mantoux itu? Tes mantoux adalah serangkaian tes untuk mendeteksi/mengetahui adanya infeksi kuman Tuberkulosis (TBC). Tes ini sudah lama dikenal, tetapi hingga saat ini masih mempunyai nilai diagnostic yang tinggi terutama pada anak dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=180&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Bila anak anda kurus, berat badan tidak naik-naik, sering sakit, dokter anda mungkin pernah menyarankan untuk dilakukan tes mantoux. Apa sih tes mantoux itu?</p>
<p style="text-align:justify;">Tes mantoux adalah serangkaian tes untuk mendeteksi/mengetahui adanya infeksi kuman Tuberkulosis (TBC). Tes ini sudah lama dikenal, tetapi hingga saat ini masih mempunyai nilai diagnostic yang tinggi terutama pada anak dengan sensitivitas dan spesifisitas di atas 90 %.</p>
<p style="text-align:justify;">Tes mantoux dilakukan dengan cara menyuntikkan tuberkulin <em>( suatu komponen protein kuman TBC yang mempunyai sifat antigenic yang kuat) </em>ke dalam lapisan kulit lengan bawah seseorang. Pembacaan dilakukan 48-72 jam setelah penyuntikkan. Makanya disebut juga dengan tes tuberkulin. Tuberkulin bila disuntikkan ke dalam lapisan kulit seseorang yang telah terinfeksi TBC akan menimbulkan reaksi di kulit tersebut berupa bentol kemerahan (indurasi) setelah 48-72 jam kemudian.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang diukur adalah diameter bentol (indurasi) bukan kemerahan yang terjadi setelah penyuntikkan. Apabila diameter indurasi 0-4 mm dinyatakan negatif. Bila diameter 5-9 dinyatakan positif meragukan, karena dapat disebabkan oleh infeksi kuman M.atipik atau karena anak pernah diimunisasi BCG.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk hasil yang meragukan ini,jika perlu diulang. Untuk menghindari efek dari penyuntikan sebelumnya (efek booster), ulangan dilakukan 2 minggu kemudian.</p>
<p style="text-align:justify;">Diameter indurasi ≥ 15 mm dinyatakan postif tanpa melihat status BCG pasien. Pada anak balita yang telah mendapat BCG, diameter indurasi 10-15 mm masih mungkin diseabkan oleh BCGnya selain oleh infeksi kuman TBC. Sedangkan bila ukuran indurasi  ≥ 15 mm hasil positif ini lebih mungkin karena infeksi kuman TBC dibandingkan karena akibat imunisasi BCGnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengaruh BCG terhadap reaksi positif tuberkulin paling lambat berlangsung hingga 5 tahun setelah penyuntikan. Jadi bila membaca hasil tes mantoux pada anak-anak di atas usia 5 tahun faktor BCG dapat diabaikan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-180"></span>Tes mantoux positif dapat dijumpai pada 3 keadaan sebagai berikut :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Infeksi      TBC alamiah
<ol>
<li>Infeksi       TBC tanpa sakit</li>
<li>Infeksi       TBC dan sakit TBC</li>
<li>Pasca       terapi TBC</li>
</ol>
</li>
<li>Imunisasi      BCG</li>
<li>Infeksi      mikobakterium atipik/M.leprae</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Sedangka hasil tes mantoux negative bisa muncul pada keadaan sebagai berikut :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Tidak      ada infeksi TBC</li>
<li>Dalam masa inkubasi infeksi TBC ( maksudnya kuman sudah masuk tapi belum timbul gejala dan belum terbentuk kompleks primer).</li>
<li>Anergi</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Anergi itu keadaan dimana tubuh tidak dapat memberikan reaksi terhadap suntikan tuberkulin karena gangguan sistem imun orang tersebut walaupun sebenarnya sudah terinfeksi kuman TBC. Keadaan yang dapat menimbulkan anergi misalnya gizi buruk, keganasan, penggunaan steroid jangka panjang, obat kanker, penyakit campak, pertusis, cacar air, influenza, TBC berat, serta pemberian vaksinasi dengan vaksin virus hidup.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=180&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2009/11/13/tes-mantoux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KMS Online</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2009/08/20/kms-online/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2009/08/20/kms-online/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 05:14:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perkembangan Bayi/Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[GIZI]]></category>
		<category><![CDATA[KMS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Ga sengaja pas waktu browsing nemuin aplikasi ini tadinya sih ga begitu di perhatikan eh ternyata pas  diliat dan diperhatikan lagi kayanya aplikasinya boleh juga tuh untuk membantu kita para orang tua yang ingin mengetahui Status Gizi bayi dan balita apalagi aku punya balita dirumah (itung-itung sebagai alat kontrol). Menurut yang mpunya aplikasi sih basis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=164&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ga sengaja pas waktu browsing nemuin aplikasi ini tadinya sih ga begitu di perhatikan eh ternyata pas  diliat dan diperhatikan lagi kayanya aplikasinya boleh juga tuh untuk membantu kita para orang tua yang ingin mengetahui Status Gizi bayi dan balita apalagi aku punya balita dirumah (itung-itung sebagai alat kontrol). Menurut yang mpunya aplikasi sih basis datanya sudah berdasarkan standar KMS (Kartu Menuju Sehat) yang sekarang beredar di masyarakat, bayi dan balita diukur berdasarkan umur dan berat badan, dari situlah bisa diketahui status gizi bayi dan balita, jadwal imunisasi, anjuran pemberian makanan,tahap perkembangan dan rangsangan perkembangan untuk bayi dan balita.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-164"></span> Berikut ini Screenshot Aplikasi KMS-Online:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/08/kms-online1.png"><img class="size-full wp-image-165 alignnone" title="KMS-Online1" src="http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/08/kms-online1.png?w=440&#038;h=362" alt="KMS-Online1" width="440" height="362" /></a><a href="http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/08/kms-online21.png"><img class="size-full wp-image-167 alignnone" title="KMS-Online2" src="http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/08/kms-online21.png?w=440&#038;h=167" alt="KMS-Online2" width="440" height="167" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">nah untuk mencoba aplikasi ini silahkan <a href="http://kms-online.javakedaton.com/?act=home" target="_blank">klik disini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat mencoba dan semoga bermanfaat&#8230;.. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=164&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2009/08/20/kms-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/08/kms-online1.png" medium="image">
			<media:title type="html">KMS-Online1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/08/kms-online21.png" medium="image">
			<media:title type="html">KMS-Online2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tak Terasa</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2009/08/15/tak-terasa/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2009/08/15/tak-terasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2009 12:20:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Balita]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/2009/08/15/tak-terasa/</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa anak ku Keyla Azka Kireina dah 1 tahun lebih&#8230; lagi lucu-lucunya&#8230;gak abis pikir dah segede ini lagi&#8230; liat ja deh tingkahnya seperti apa. Azka lge dengerin lagu Online<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=156&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak terasa anak ku Keyla Azka Kireina dah 1 tahun lebih&#8230; lagi lucu-lucunya&#8230;gak abis pikir dah segede ini lagi&#8230; liat ja deh tingkahnya seperti apa.</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://azkaceria.wordpress.com/2009/08/15/tak-terasa/"><img src="http://img.youtube.com/vi/vxIo4xqzeiM/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p><span id="more-156"></span><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://azkaceria.wordpress.com/2009/08/15/tak-terasa/"><img src="http://img.youtube.com/vi/mgYB6_D8Qa0/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p>Azka lge dengerin lagu Online</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/156/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=156&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2009/08/15/tak-terasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Batuk pada Anak Part 2</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2009/06/20/batuk-pada-anak-part-2/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2009/06/20/batuk-pada-anak-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 11:54:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Balita]]></category>
		<category><![CDATA[batuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Anak-anak dapat mengalami 6-12 infeksi saluran pernapasan (ISPA) dalam setahun, umumnya disertai batuk. Pada sebagian besar anak, batuk akan berhenti dengan sendirinya dalam 1-3 minggu, walaupun kadang dapat lebih lama. Secara umum, jika seorang anak mengalami batuk setiap hari selama lebih dari 3 minggu, beberapa kemungkinan penyebab selain ISPA harus dipertimbangkan: Anak mungkin memiliki kelainan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=146&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Anak-anak dapat mengalami 6-12 infeksi saluran pernapasan (ISPA) dalam setahun, umumnya disertai batuk. Pada sebagian besar anak, batuk akan berhenti dengan sendirinya dalam 1-3 minggu, walaupun kadang dapat lebih lama. Secara umum, jika seorang anak mengalami batuk setiap hari selama lebih dari 3 minggu, beberapa kemungkinan penyebab selain ISPA harus dipertimbangkan:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Anak mungkin memiliki kelainan pada saluran pernapasannya, misal: tracheo-esophageal fistula (adanya saluran penghubung antara trakea/saluran napas dan kerongkongan/saluran makan).</li>
<li>Benda asing yang tersangkut di saluran napas merupakan kemungkinan penyebab lainnya, terutama pada batita.</li>
<li>Asma atau rinitis kronis (reaksi peradangan hidung yang terus menerus berlangsung).</li>
<li>Merokok atau faktor psikologis dapat menjadi penyebab batuk kronis pada remaja.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Perlu diingat bahwa batuk dengan banyak dahak tidak umum ditemui pada anak-anak dan perlu diteliti penyebabnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-146"></span></p>
<h1 style="text-align:justify;">Diagnosis</h1>
<p style="text-align:justify;">Untuk menentukan penyebab batuk, beberapa hal penting untuk diperhatikan. Yang pertama tentunya perlu dibedakan apakah batuk ini dialami terus menerus atau kambuh kembali setelah sempat sembuh. Mulainya batuk juga penting diketahui, misalnya batuk yang sangat tiba-tiba tanpa gejala lain mungkin menandakan adanya benda asing yang tersangkut di saluran napas. Jenis dan pola batuk juga dapat memberi petunjuk dalam menentukan penyebab batuk. Misalnya batuk yang dialami dalam serangan-serangan yang tidak terkontrol (paroxysmal) mungkin disebabkan pertusis, chlamydia, atau benda asing. Batuk yang menghilang selama tidur dapat menandakan bahwa batuk yang dialami hanyalah karena kebiasaan (habit cough). Gejala lain yang menyertai batuk juga sangat menolong dalam upaya ini karena beberapa penyakit memiliki gejala-gejala yang cukup khas, misalnya: sinusitis, rinitis kronis, atopi, atau asma. Selain itu, paparan terhadap asap rokok juga merupakan faktor penting pada anak dengan keluhan batuk.<br />
Pada pemeriksaan fisik, ada tidaknya tanda kekurangan oksigen (hipoksia) yang berlangsung kronis harus diteliti, misalnya: gagal tumbuh dan clubbing (kondisi akibat hipoksia kronis di mana batas kuku dengan kulit jari menjadi datar jika dilamati dari samping dan jari terlihat lebih lebar). Selain itu tentunya tanda-tanda lain seperti demam, napas yang cepat, mengi, dan bunyi napas yang tidak simetris juga harus diperhatikan.<br />
Pemeriksaan lebih lanjut seperti pemeriksaan laboratorium atau X-ray hanya dibutuhkan pada kasus-kasus tertentu.</p>
<h1 style="text-align:justify;">Penanganan</h1>
</p>
<p style="text-align:justify;">Jika anak dalam keadaan sehat dan pemeriksaan fisiknya normal, yang perlu dilakukan hanyah menghindari paparan terhadap zat yang mengiritasi seperti asap rokok. Tidak ada bukti yang menunjukkan peran obat penekan batuk, dekongestan, anti alergi, atau antibiotik pada penanganan batuk dalam kasus seperti ini. Kunjungan follow-up ke dokter dapat dilakukan dalam 2-3 minggu.<br />
Anak yang tidak terlihat sehat atau yang pemeriksaan fisiknya tidak normal membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut seperti dapat dilihat pada flow chart berikut ini:<br />
Anak dengan batuk lebih dari 3 minggu<br />
¯<br />
Apakah riwayat/pemeriksaan fisik normal? ®Ya. Hindari iritan, follow-up.<br />
¯<br />
¯Tidak<br />
¯<br />
Apakah riwayat/pemeriksaan fisik mengarah pada pertusis? ®Ya. Penanganan pertusis<br />
¯<br />
¯Tidak<br />
¯<br />
Apakah riwayat/pemeriksaan fisik mengarah pada asma?      ®Ya. Penanganan asma<br />
¯<br />
¯Tidak<br />
¯<br />
Apakah riwayat/pemeriksaan fisik mengarah pada benda asing? ®Ya. Penanganan benda asing<br />
¯<br />
¯Tidak<br />
¯<br />
Apakah riwayat/pemeriksaan fisik mengarah pada sinusitis? ® Ya. Penanganan sinusitis<br />
¯<br />
¯Tidak<br />
¯<br />
Lakukan X-ray dada dan pemeriksaan lain yang dibutuhkan.
</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=146&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2009/06/20/batuk-pada-anak-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BATUK PADA ANAK</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2009/06/20/batuk-pada-anak/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2009/06/20/batuk-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 11:46:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Balita]]></category>
		<category><![CDATA[batuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Batuk merupakan salah satu gejala yang paling sering ditemukan pada anak, dan merupakan keluhan yang seringkali menyebabkan orang tua membawa anak mereka ke dokter. Batuk merupakan gejala dari sebagian besar infeksi pernapasan. Infeksi pernapasan meliputi: - Infeksi pernapasan atas, seperti pilek (dikenal juga sebagai common colds, hidung beringus, nasofaringitis akut atau faringorinitis akut.) - Infeksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=142&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Batuk merupakan salah satu gejala yang paling sering ditemukan pada anak, dan merupakan keluhan yang seringkali menyebabkan orang tua membawa anak mereka ke dokter.</p>
<p style="text-align:justify;">Batuk merupakan gejala dari sebagian besar infeksi pernapasan. Infeksi pernapasan meliputi:</p>
<p style="text-align:justify;">- Infeksi pernapasan atas, seperti pilek (dikenal juga sebagai common colds, hidung beringus, nasofaringitis akut atau faringorinitis akut.)</p>
<p style="text-align:justify;">- Infeksi pernapasan bawah, seperti pneumonia, bronkitis, bronkiolitis.</p>
<p style="text-align:justify;">Kadang-kadang batuk terdengar hebat. Namun demikian, biasanya batuk bukan merupakan gejala yang membahayakan. Sebenarnya batuk merupakan suatu refleks tubuh untuk membantu membersihkan jalan napas. Namun demikian, batuk dapat menjadi alasan untuk berkunjung ke dokter. Kita perlu mengenal jenis-jenis batuk, agar kita tahu bagaimana menanganinya dan mengetahui pula kapan sebaiknya kita meminta bantuan medis.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-142"></span>Jenis-jenis batuk dan Apa Maknanya</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Batuk &#8220;Menggonggong&#8221;</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Batuk seperti ini biasanya disebabkan oleh croup, yaitu suatu peradangan pada larings dan trakea yang dicetuskan oleh alergi, perubahan suhu di malam hari, atau yang paling sering adalah infeksi pernapasan atas akibat virus. Pada anak kecil, saluran napas yang kecil akan semakin menyempit ketika mengalami peradangan. Pita suara pun akan membengkak sehingga anak mengalami kesulitan bernapas. Anak usia kurang dari 3 tahun paling sering menderita croup. Croup dapat muncul mendadak di tengah malam, sehingga orang tua pun khawatir. Walaupun kebanyakan kasus dapat ditangani di rumah, apabila anak dicurigai mengalami croup, hubungilah dokter untuk mendiskusikan kondisinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Batuk Rejan (&#8221; Whooping Cough)</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Bunyi &#8220;whoop&#8221; adalah bunyi yang terjadi setelah batuk, yaitu pada saat anak tersebut berusaha menarik napas dalam setelah batuk terus-menerus selama berberapa kali. Jika anak mengeluarkan bunyi &#8220;whoop&#8221; (yang terdengar seperti &#8220;hoop&#8221;) setelah batuk terus-menerus sebanyak beberapa kali, kemungkinan besar ada gejala pertusis (batuk rejan) -terutama jika anak anda belum menerima vaksinasi difteri/tetanus/pertusis (DTP/DTaP).</p>
<p style="text-align:justify;">Di lain pihak, bayi yang menderita pertusis biasanya tidak mengeluarkan bunyi &#8220;whoop&#8221; setelah episode batuk yang panjang, tetapi bayi seperti ini dapat kekurangan oksigen atau bahkan berhenti napas karena penyakit ini. Pada bayi dan anak yang masih sangat kecil, pertusis dapat mematikan. Oleh karena itu, segera hubungi dokter.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Batuk dengan Mengi</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Batuk yang disertai bunyi mengi saat anak mengeluarkan udara napas, ini mungkin menandakan adanya suatu &#8220;sumbatan&#8221; di jalan napas bawah. Sumbatan ini dapat disebabkan oleh pembengkakan akibat infeksi pernapasan (seperti bronkiolitis atau pneumonia), asma, atau akibat adanya suatu yang tersangkut di jalan napas. Pada keadaan seperti ini, hubungilah dokter, kecuali kalau anak anda sudah sering mengalami masalah ini dan anda telah mempunyai obat, seperti inhaler atau nebulizer, disertai dengan petunjuk penggunaan obat tersebut untuk menangani asma di rumah. Apabila anak tidak membaik dengan pengobatan tersebut, hubungi dokter.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Stridor</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan mengi, stridor merupakan suara napas yang berisik dan kasar yang terdengar pada saat anak menghirup napas. Jika terdengar stridor, segera hubungi dokter.</p>
<p style="text-align:justify;">Stridor, paling sering disebabkan oleh pembengkakan di jalan napas atas, biasanya akibat croup karena virus. Namun, kadang-kadang dapat juga timbul akibat adanya benda asing yang menyumbat jalan napas atau akibat infeksi yang lebih berat yaitu epiglotitis. Epiglotitis rnerupakan keadaan yang mengancam jiwa, dimana epiglotis mengalami pembengkakan dan menutupi aliran udara ke paru. Penyebab pembengkakan epiglotis yang paling sering adalah adalah infeksi bakteri Haemophilus influenzae tipe B (Hib). Namun, epiglotitis dapat juga timbul karena penyebab lain seperti luka bakar karena air panas, cedera di tenggorokan, dan berbagai infeksi virus dan bakteri.</p>
<p style="text-align:justify;"></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Batuk Mendadak</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">jika anak batuk secara tiba-tiba, mungkin anak tersedak makanan atau minuman masuk &#8220;jalur yang salah&#8221; yaitu ke saluran napas atau ada sesuatu (misalnya potongan makanan, muntahan, atau mungkin mainan atau uang logam) yang tersangkut di tenggorokannya atau jalan napasnya. Batuk membantu membersihkan dan membebaskan jalan napas dari sumbatan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Batuk dapat berlangsung hingga semenit atau hanya sebentar saja diakibatkan tenggorokan atau jalan napasnya teriritasi. Akan tetapi, jika batuk tidak kinjung reda atau justru menjadi sulit bernapas, hubungi dokter. Jangan coba-coba membersihkan tenggorokannya dengan jari anda karena tindakan ini justru dapat mendorong sumbatan yang ada semakin jauh ke bawah ke pipa udara.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Batuk Malam Hari</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak batuk yang memburuk pada malam hari. Hal ini karena pada saat anak berbaring di tempat tidur, sumbatan pada hidung dan sinus mengalir ke tenggorokan dan menimbulkan iritasi. Keadaan ini umumnya tidak mengkhawatirkan kecuali bila sampai mengganggu tidur si anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Asma juga dapat mencetuskan batuk malam hari karena jalan napas kita cenderung lebih sensitif dan menjadi lebih mudah teriritasi pada malam hari.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Batuk Siang Hari</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Biasanya ditimbulkan oleh alergi, asma, pilek (colds), flu, dan infeksi pernapasan lainnya. Udara dingin atau aktivitas dapat memperberat batuk, dan batuk ini seringkali membaik pada malam hari atau pada saat anak beristirahat. Pada keadaan ini, sebaiknya AC tidak dinyalakan, tidak ada binatang piaraan atau asap, yang menyebabkan anak batuk.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Batuk disertai Pilek (Colds)</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kebanyakan pilek (colds) disertai dengan batuk. Oleh karena itu, dapat dimengerti jika saat anak anda pilek, ia juga mengalami batuk (kering atau berdahak). Batuk ini biasanya berlangsung selama 1 minggu ketika gejala pilek (colds) lainnya telah mereda.</p>
<p style="text-align:justify;"></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Batuk dengan Demam</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jika anak batuk, dengan demam yang tidak tinggi dan hidung beringus, kemungkinannya adalah ia menderita pilek (colds) biasa. Di lain pihak, batuk yang disertai 39 derajat Celcius atau lebih tinggi dimana anak tampak lesu dan napasnya cepat, pikirkan kemungkinan pneumonia. Pada kasus ini, hubungi dokter sesegera mungkin.</p>
<p style="text-align:justify;"></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Batuk dengan Muntah</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Batuk yang berat pada anak seringkali merangsang refleks muntah. Biasanya, hal ini tidak membahayakan kecuali jika muntah berkelanjutan. Anak yang batuk dengan pilek (colds)/ flu atau asma, bisa muntah apabila lendir mengalir ke lambung dan menyebabkan mual. Perlu diingat, keadaan ini dapat merupakan halyang biasa dan tidak berbahaya.</p>
<table style="text-align:justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="291" valign="top">tahun &#8211; 4 tahun</td>
<td width="291" valign="top">20-30</td>
</tr>
<tr>
<td width="291" valign="top">5 tahun &#8211; 9 tahun</td>
<td width="291" valign="top">15-30</td>
</tr>
<tr>
<td width="291" valign="top">10 tahun atau lebih</td>
<td width="291" valign="top">15-30</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Selain menghitung laju napas, anda dapat juga memperhatikan kepala dan dada anak. Bila anak cenderung menengadahkan kepala (ke belakang), hal ini menunjukkan adanya kesulitan napas pada anak. Disamping itu, dapat pula ditemukan cekungan di di bawah leher, di sela iga dan di atas ulu hati yang menunjukkan anak berusaha menggunakan otot bantu napas untuk memudahkannya bernapas. Perhatikan juga adanya napas cuping hidung yang menandakan kesulitan bernapas pada anak.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Penanganan Profesional</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu cara terbaik untuk mendiagnosis batuk adalah dengan mendengar. Dokter akan menentukan cara penanganannya antara lain berdasarkan bunyi batuknya. Karena sebagian besar penyakit pernapasan disebabkan oleh virus, dokter tidak perlu meresepkan antibiotika pada banyak kasus batuk. Antibiotika tidak digunakan untuk pencegahan. Antibiotika dapat digunakan untuk &#8220;mengobati&#8221; infeksi bakteri tetapi antibiotika tidak mempunyai efek terhadap virus. Pada common colds, antibiotika tidak diperlukan karena karena antibiotika tidak mempercepat penyembuhan dan tidak mencegah komplikasi. Jika dicurigai pneumonia atau infeksi bakteria lainnya, dokter mungkin akan meresepkan antibiotika. Penggunaan antibiotika yang tidak tepat menyebabkan bakteri menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika. Resistensi ini merupakan masalah berat yang mengkhawatirkan seluruh dunia dan dapat menimbulkan penyakit yang serius dan kematian. Untuk mencegah resistensi ini, maka hal-hal yang perlu dilakukan antara lain adalah jangan meminta antibiotika pada dokter jika anda/anak anda mengalami pilek (colds). Di lain pihak, jika anda mendapat antibiotika untuk infeksi bakteri, gunakan sesuai petunjuk dokter; jangan berbagi antibiotika dengan orang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada umumnya, obat-obat batuk tidak diperlukan. Obat-obat ini, baik yang diresepkan atau yang dijua! bebas, mungkin mempunyai efek samping yang tidak menyenangkan dan bahkan dapat berbahaya bag! bay! dan anak kecil. Biasanya yang paling baik ialah dengan membiarkan perjalanan penyakitnya, hingga penyakit itu sembuh dengan sendirinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pneumonia, pertusis, RSV, dan kasus croup yang berat, mungkin perlu rawat inap di rumah sakit. Biasanya hal ini diperlukan hanya untuk pemantauan ketat dan untuk memastikan kecukupan asupan cairan. Kadang-kadang, jika anak mengalami kesulitan bernapas, diberikan oksigen.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Penanganan di Rumah</p>
<p style="text-align:justify;">Ada beberapa hal yang dapat dilakukan di rumah untuk membuat anak lebih nyaman saat ia sedang batuk. Namun, konsultasi ke dokter tetap diperlukan pada keadaan-keadaan seperti yang telah dijelaskan di atas.</p>
<p style="text-align:justify;"> Jika anak menderita asma, pastikan bahwa anda telah menerima petunjuk penanganan asma dari dokter anak. Pantau perkembangan anak dengan seksama selama serangan asma dan berikan obat-obat asma sesuai petunjuk dokter.</p>
<p style="text-align:justify;"> Jika anak -hidungnya tersumbat, bersihkan hidungnya sebelum memberikan makanannya. Untuk membersihkan lendir yang menyumbat hidung dapat digunakan tetes hidung yang mengandung garam fisiologis (NaCI 0,9%) sebanyak 2 tetes pada masing-masing hidung 15- 20 menit sebelum makan. Tetes hidung NaCI 0,9% tidak memiliki efek samping. Jangan gunakan tetes hidung yang mengandung obat lain, karena obat tersebut dapat diserap dalam jumlah yang berlebihan. Cara lain untuk membersihkan lendir yang menyumbat hidung yaitu dengan alat hisap yang terbuat dari karet. Jangan lupa untuk memencet alat tersebut terlebih dahulu, kemudian ujung karet dimasukkan ke satu lubang hidung, lalu perlahan keluarkan dan lepaskan pencetan pada alat tersebut. Cara ini akan mengeluarkan lendir yang menyumbat hidung dan memudahkan anak bernapas kembali. Teknik ini lebih mudah dilakukan pada bayi berusia kurang dari 6 bulan. Anak yang lebih besar mungkin akan menolak cara ini. Penggunaan garam fisiologis lebih dianjurkan daripada cara ini karena alat hisap tidak mudah didapatkan dan penghisapan yang tidak hati-hati dapat menyakitkan.</p>
<p style="text-align:justify;"> Jika  anak  anda  mengalami   colds,   beristirahatlah  di  rumah.   Hal  ini akan  membantu penyembuhannya  dan  menghindarkan  penularan  pada  orang  lain.   Ingat,  cuci  tangan merupakan hal yang penting untuk mencegah penularan.</p>
<p style="text-align:justify;"> Jika anak terbangun pada malam hari dengan batuk seperti menggonggong&#8221;, bawa anak ke kamar mandi,. tutup pintu, dan putar keran shower air hangat selama beberapa menit hingga memenuhi bathtub. Jika tidak ada shower air hangat, anda dapat memasukkan air panas ke dalam ember dan biarkan ruangan menjadi penuh uap. Duduklah bersama anak di lantai kamar mandi selama sekitar 20 menit. Uap air akan membantu anak bernapas lebih mudah.<br />
Bacakanlah buku cerita supaya anak merasa nyaman.
</p>
<p style="text-align:justify;"> Jaga agar lingkungan tetap lembab (AC justru membuat ruangan menjadi kering).</p>
<p style="text-align:justify;"> Minuman dingin seperti jus dapat memberi rasa nyaman. Hindari minuman bersoda atau minuman asam karena dapat merangsang saluran cerna.</p>
<p style="text-align:justify;">  Jangan berikan anak (terutama bayi dan anak kecil) obat-obat batuk yang dijual bebas tanpa petunjuk khusus dari dokter. Kebanyakan obat-obat ini menekan batuk sehingga dapat membahayakan   anak.   Batuk   tidak   boleh   ditekan   karena   batuk   justru   membantu mengeluarkan sekret/kotoran yang kadang-kadang timbul pada penyakit pernapasan. Pada beberapa keadaan, obat-obat ini bahkan menimbulkan efek samping yang berbahaya bila diberikan pada bayi dan anak yang masih sangat kecil. Selain itu, pedoman dosis obat-obat yang dijual bebas untuk anak seringkali berdasarkan pedoman dosis untuk dewasa (bukan diformulasi khusus untuk bayi), jadi obat tersebut mungkin tidak bekerja secara tepat seperti yang diinginkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulan</p>
<p style="text-align:justify;">Batuk merupakan gejala yang paling sering ditemukan pada anak. Meskipun kadang-kadang batuk terdengar berat, batuk umumnya tidak berbahaya dan dapat ditangani di rumah. Batuk merupakan suatu refleks tubuh untuk membantu membersihkan jalan napas kita. Ingat, batuk merupakan gejala dan bukan penyakit. Jika anak batuk, harus dipikirkan apa yang menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, kita perlu mengenal jenis-jenis batuk agar kita tahu bagaimana menanganinya dan kapan harus menghubungi dokter.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=142&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2009/06/20/batuk-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Kemampuan Bicara anak</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2009/05/01/perkembangan-kemampuan-bicara-anak/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2009/05/01/perkembangan-kemampuan-bicara-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 09:04:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perkembangan Bayi/Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Biacara Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali para orang tua bertanya, terutama mereka yang baru saja memiliki anak pertama, apakah perkembangan kemampuan bicara anak mereka normal. Perkembangan kemampuan bicara untuk setiap anak sangat bervariasi. Tidak sama untuk setiap anak. Walaupun ada variasi yang sangat ekstrim, yang menggambarkan kemungkinan adanya gangguan perkembangan, tetapi sebagian besar variasi umumnya masih dalam batas normal. Sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=138&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Seringkali para orang tua bertanya, terutama mereka yang baru saja memiliki anak pertama, apakah perkembangan kemampuan bicara anak mereka normal.</p>
<p style="text-align:justify;">Perkembangan kemampuan bicara untuk setiap anak sangat bervariasi. Tidak sama untuk setiap anak. Walaupun ada variasi yang sangat ekstrim, yang menggambarkan kemungkinan adanya gangguan perkembangan, tetapi sebagian besar variasi umumnya masih dalam batas normal.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai acuan, berikut kami tuliskan beberapa hal yang terjadi pada perkembangan kemampuan bicara anak bawah tiga tahun (batita) menurut umur.</p>
<p style="text-align:justify;">Umur 6 bulan</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Mengeluarkan suara dengan intonasi</li>
<li>Merespon jika kita memanggil namanya</li>
<li>Merespon suara orang dengan menoleh atau melirik</li>
<li>Merespon dengan tepat nada bicara yang ramah atau marah</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-138"></span>Umur 12 bulan</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Menggunakan satu atau dua kata (atau bagian kata) yang mempunyai   makna</li>
<li>Mengerti perintah yang sederhana, terutama yang disertai dengan gerakan     fisik</li>
<li>Berlatih perubahan nada suara</li>
<li>Mulai menyadari nilai sosial berbicara</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Umur 18 bulan</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sudah menguasai 5 sampai 20 kata, kata-kata tersebut umumnya adalah kata     benda</li>
<li>Mengulang-ulang kata</li>
<li>Mengikuti perintah sederhana</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Umur 24 bulan</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Dapat menyebut nama benda-benda yang biasa ada di sekitarnya.</li>
<li>Dapat menggunakan setidaknya dua kata depan, misalnya di dalam, di atas,     di bawah.</li>
<li>Mulai dapat membentuk kalimat-kalimat pendek.</li>
<li>Kata-katanya sebagian besar sudah dapat dimengerti.</li>
<li>Sudah menguasai 150 – 300 kata.</li>
<li>Sudah berespon dengan benar jika ditanya, mana mata, mana hidung, mana     telinga, dll.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Umur 36 bulan</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sudah mempunyai 900 – 1000 kosa kata.</li>
<li>Sekitar 90% dari apa yang dikatakan oleh anak sudah dapat dimengerti.</li>
<li>Mengerti pertanyaan sederhana yang berkaitan dengan lingkungan atau     aktifitas.</li>
<li>Sudah dapat menjawab pertanyaan jika ditanya: apa yang dilakukan jika     lapar, haus, ngantuk, dll.</li>
<li>Sudah dapat menyebutkan nama, umur, dan jenis kelaminnya.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Sekali lagi, daftar di atas hanyalah acuan. Jika anak anda tidak seperti yang digambarkan, bukan berarti ia tidak normal. Selalu ada perbedaan kemampuan setiap anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika anda merasa ada gangguan terhadap kemampuan bicaranya, mungkin perlu dilakukan stimulasi. Silakan berkonsultasi dengan ahli psikologi anak, dokter anak, atau praktisi lainnya yang berkompeten di bidang ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--Session data--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/138/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=138&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2009/05/01/perkembangan-kemampuan-bicara-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Permainan pada Perkembangan Anak</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2009/05/01/pengaruh-permainan-pada-perkembangan-anak/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2009/05/01/pengaruh-permainan-pada-perkembangan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 08:59:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perkembangan Bayi/Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Permainan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Dikutip dari: Temu Ilmiah Tumbuh Kembang Jiwa Anak dan Remaja Bermain merupakan suatu kegiatan yang dilakukan seseorang untuk memperoleh kesenangan, tanpa mempertimbangkan hasil akhir. Ada orang tua yang berpendapat bahwa anak yang terlalu banyak bermain akan membuat anak menjadi malas bekerja dan bodoh. Anggapan ini kurang bijaksana, karena beberapa ahli psikologi mengatakan bahwa permainan sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=134&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="smalltype">Dikutip dari: Temu Ilmiah Tumbuh Kembang Jiwa Anak dan Remaja</span></p>
<p style="text-align:justify;">Bermain merupakan suatu kegiatan yang dilakukan seseorang untuk memperoleh kesenangan, tanpa mempertimbangkan hasil akhir. Ada orang tua yang berpendapat bahwa anak yang terlalu banyak bermain akan membuat anak menjadi malas bekerja dan bodoh. Anggapan ini kurang bijaksana, karena beberapa ahli psikologi mengatakan bahwa permainan sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan jiwa anak.</p>
<p><strong>Faktor-faktor yang mempengaruhi permainan anak:</strong></p>
<p><strong>1. Kesehatan</strong><br />
Anak-anak yang sehat mempunyai banyak energi untuk bermain dibandingkan dengan anak-anak yang kurang sehat, sehingga anak-anak yang sehat menghabiskan banyak waktu untuk bermain yang membutuhkan banyak energi.</p>
<p><strong>2. Intelegensi</strong><br />
Anak-anak yang cerdas lebih aktif dibandingkan dengan anak-anak yang kurang cerdas. Anak-anak yang cerdas lebih menyenangi permainan-permainan yang bersifat intelektual atau permainan yang banyak merangsang daya berpikir mereka, misalnya permainan drama, menonton film, atau membaca bacaan-bacaan yang bersifat intelektual.</p>
<p><strong>3. Jenis kelamin</strong><br />
Anak perempuan lebih sedikit melakukan permainan yang menghabiskan banyak energi, misalnya memanjat, berlari-lari, atau kegiatan fisik yang lain. Perbedaan ini bukan berarti bahwa anak perempuan kurang sehat dibanding anak laki-laki, melainkan pandangan masyarakat bahwa anak perempuan sebaiknya menjadi anak yang lembut dan bertingkah laku yang halus.</p>
<p><span id="more-134"></span></p>
<p><strong>4. Lingkungan</strong><br />
Anak yang dibesarkan di lingkungan yang kurang menyediakan peralatan, waktu, dan ruang bermain bagi anak, akan menimbulkan aktivitas bermain anak berkurang.</p>
<p><strong>5. Status sosial ekonomi</strong><br />
Anak yang dibesarkan di lingkungan keluarga yang status sosial ekonominya tinggi, lebih banyak tersedia alat-alat permainan yang lengkap dibandingkan dengan anak-anak yang dibesarkan di keluarga yang status ekonominya rendah.</p>
<p><strong>Pengaruh bermain bagi perkembangan anak</strong><br />
Bermain mempengaruhi perkembangan fisik anak<br />
Bermain dapat digunakan sebagai terapi<br />
Bermain dapat mempengaruhi pengetahuan anak<br />
Bermain mempengaruhi perkembangan kreativitas anak<br />
Bermain dapat mengembangkan tingkah laku sosial anak<br />
Bermain dapat mempengaruhi nilai moral anak</p>
<p><strong>Macam-macam permainan dan manfaatnya bagi perkembangan jiwa anak</strong></p>
<p><strong>A. Permainan Aktif</strong></p>
<p><strong>1. Bermain bebas dan spontan atau eksplorasi</strong><br />
Dalam permainan ini anak dapat melakukan segala hal yang diinginkannya, tidak ada aturan-aturan dalam permainan tersebut. Anak akan terus bermain dengan permainan tersebut selama permainan tersebut menimbulkan kesenangan dan anak akan berhenti apabila permainan tersebut sudah tidak menyenangkannya. Dalam permainan ini anak melakukan eksperimen atau menyelidiki, mencoba, dan mengenal hal-hal baru.</p>
<p><strong>2. Drama</strong><br />
Dalam permainan ini, anak memerankan suatu peranan, menirukan karakter yang dikagumi dalam kehidupan yang nyata, atau dalam mass media.</p>
<p><strong>3. Bermain musik</strong><br />
Bermain musik dapat mendorong anak untuk mengembangkan tingkah laku sosialnya, yaitu dengan bekerja sama dengan teman-teman sebayanya dalam memproduksi musik, menyanyi, berdansa, atau memainkan alat musik.</p>
<p><strong>4. Mengumpulkan atau mengoleksi sesuatu</strong><br />
Kegiatan ini sering menimbulkan rasa bangga, karena anak mempunyai koleksi lebih banyak daripada teman-temannya. Di samping itu, mengumpulkan benda-benda dapat mempengaruhi penyesuaian pribadi dan sosial anak. Anak terdorong untuk bersikap jujur, bekerja sama, dan bersaing.</p>
<p><strong>5. Permainan olah raga</strong><br />
Dalam permainan olah raga, anak banyak menggunakan energi fisiknya, sehingga sangat membantu perkembangan fisiknya. Di samping itu, kegiatan ini mendorong sosialisasi anak dengan belajar bergaul, bekerja sama, memainkan peran pemimpin, serta menilai diri dan kemampuannya secara realistik dan sportif.</p>
<p><strong>B. Permainan Pasif</strong></p>
<p><strong>1. Membaca</strong><br />
Membaca merupakan kegiatan yang sehat. Membaca akan memperluas wawasan dan pengetahuan anak, sehingga anakpun akan berkembang kreativitas dan kecerdasannya.</p>
<p><strong>2. Mendengarkan radio</strong><br />
Mendengarkan radio dapat mempengaruhi anak baik secara positif maupun negatif. Pengaruh positifnya adalah anak akan bertambah pengetahuannya, sedangkan pengaruh negatifnya yaitu apabila anak meniru hal-hal yang disiarkan di radio seperti kekerasan, kriminalitas, atau hal-hal negatif lainnya.</p>
<p><strong>3. Menonton televisi</strong><br />
Pengaruh televisi sama seperti mendengarkan radio, baik pengaruh positif maupun negatifnya.</p>
<p>(sumber: iqeq.web.id)</p>
<p style="text-align:justify;"><!--Session data--></p>
<p><!--Session data--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=134&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2009/05/01/pengaruh-permainan-pada-perkembangan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASI Eksklusif 6 Bulan</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2009/03/06/asi-eksklusif-6-bulan/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2009/03/06/asi-eksklusif-6-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 11:29:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[ASI Ekslusif]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Menyusui]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/2009/03/06/asi-eksklusif-6-bulan/</guid>
		<description><![CDATA[WHO, Uniceff dan juga Department Kesehatan RI melalui SK Menkes tahun 2004. Telah menetapkan rekomendasi pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan. Mari dukung dan publikasikan program ASI Ekslusif 6 bulan. Pasang banner dukungan dan publikasi di web/blog anda: Copy paste tag HTML banner ini di web atau blog anda: &#60;a href=”http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/03/asi6bulan.jpg/”&#62;&#60;img src=”http://http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/03/asi6bulan.jpg”/&#62;&#60;/a&#62; Mengapa ASI Ekslusif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=129&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">WHO, Uniceff dan juga Department Kesehatan RI melalui SK Menkes tahun 2004. Telah menetapkan rekomendasi pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan. Mari dukung dan publikasikan program ASI Ekslusif 6 bulan. Pasang banner dukungan dan publikasi di web/blog anda:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://bayidananak.com/2008/11/19/asi-eksklusif-6-bulan/"></a><a href="http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/03/asi6bulan.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-131" title="asi6bulan" src="http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/03/asi6bulan.jpg?w=175&#038;h=176" alt="asi6bulan" width="175" height="176" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Copy paste tag HTML banner ini di web atau blog anda:</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:8pt;font-family:Lucida Sans Unicode;">&lt;a href=”http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/03/asi6bulan.jpg/”&gt;&lt;img src=”http://http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/03/asi6bulan.jpg”/&gt;&lt;/a&gt;</span></p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa ASI Ekslusif Harus 6 Bulan? Penundaan pemberian makanan padat sampai bayi berusia 6 bulan berlaku bagi bagi yang mendapatkan ASI, ASI eksklusif dan juga susu formula.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-129"></span></p>
<h5 style="text-align:justify;">1. ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh bayi hingga ia berusia enam bulan</h5>
<p style="text-align:justify;">ASI adalah makan bernutrisi dan berenergi tinggi, yang mudah untuk dicerna. ASI memiliki kandungan yang dapat membantu menyerapan nutrisi. Pada bulan-bulan awal, saat bayi dalam kondisi yang paling rentan, ASI eksklusif membantu melindunginya bayi dari diare, sudden infant death syndrome/SIDS &#8211; sindrom kematian tiba-tiba pada bayi, infeksi telinga dan penyakit infeksi lain yang biasa terjadi. Riset medis mengatakan bahwa ASI eksklusif membuat bayi berkembang dengan baik pada 6 bulan pertama bahkan pada usia lebih dari 6 bulan. Organisasi Kesehatan Dunia – WHO mengatakan: “ASI adalah suatu cara yang tidak tertandingi oleh apapun dalam menyediakan makanan ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan seorang bayi… Evaluasi pada bukti-bukti yang telah ada menunjukkan bahwa pada tingkat populasi dasar, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan adalah cara yang paling optimal dalam pemberian makan kepada bayi. ” Setelah 6 bulan, biasanya bayi membutuhkan lebih banyak zat besi dan seng daripada yang tersedia didalam ASI – pada titik inilah, nutrisi tambahan bisa diperoleh dari sedikit porsi makanan padat. Bayi-bayi tertentu bisa minum ASI hingga usia 12 bulan atau lebih – selama bayi anda terus menambah berat dan tumbuh sebagaimana mestinya, berarti ASI anda bisa memenuhi kebutuhannya dengan baik.</p>
<h5 style="text-align:justify;">1. ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh bayi hingga ia berusia enam bulan</h5>
<p style="text-align:justify;">ASI adalah makan bernutrisi dan berenergi tinggi, yang mudah untuk dicerna. ASI memiliki kandungan yang dapat membantu menyerapan nutrisi. Pada bulan-bulan awal, saat bayi dalam kondisi yang paling rentan, ASI eksklusif membantu melindunginya bayi dari diare, sudden infant death syndrome/SIDS &#8211; sindrom kematian tiba-tiba pada bayi, infeksi telinga dan penyakit infeksi lain yang biasa terjadi. Riset medis mengatakan bahwa ASI eksklusif membuat bayi berkembang dengan baik pada 6 bulan pertama bahkan pada usia lebih dari 6 bulan. Organisasi Kesehatan Dunia – WHO mengatakan: “ASI adalah suatu cara yang tidak tertandingi oleh apapun dalam menyediakan makanan ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan seorang bayi… Evaluasi pada bukti-bukti yang telah ada menunjukkan bahwa pada tingkat populasi dasar, pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan adalah cara yang paling optimal dalam pemberian makan kepada bayi. ” Setelah 6 bulan, biasanya bayi membutuhkan lebih banyak zat besi dan seng daripada yang tersedia didalam ASI – pada titik inilah, nutrisi tambahan bisa diperoleh dari sedikit porsi makanan padat. Bayi-bayi tertentu bisa minum ASI hingga usia 12 bulan atau lebih – selama bayi anda terus menambah berat dan tumbuh sebagaimana mestinya, berarti ASI anda bisa memenuhi kebutuhannya dengan baik.</p>
<h5>2. Menunda pemberian makanan padat memberikan perlindungan yang lebih baik pada bayi terhadap berbagai penyakit</h5>
<p>Meskipun bayi terus menerima imunitas melalui ASI selama mereka terus disusui, kekebalan paling besar diterima bayi saat dia diberikan ASI eksklusif. ASI memiliki kandungan 50+ faktor imunitas yang sudah dikenal, dan mungkin lebih banyak lagi yang masih tidak diketahui. Satu studi memperlihatkan bayi yang diberikan ASI eksklusif selama 4 bulan+ mengalami infeksi telinga 40% lebih sedikit daripada bayi yang diberi ASI ditambah makanan tambahan lain. Probabilitas terjadinya penyakit pernapasan selama masa kanak-kanak secara signifikan berkurang bila bayi diberikan ASI eksklusif setidaknya selama 15 minggu dan makanan pada tidak diberikan selama periode ini. (Wilson, 1998). Lebih banyak lagi studi yang juga mengaitkan tingkat eksklusivitas ASI dengan meningkatnya kesehatan (lihat faktor imunitas pada susu manusia dan Resiko pemberian makanan instan).</p>
<h5>3. Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada sistem penernaan bayi untuk berkembang menjadi lebih matang</h5>
<p>Biasanya bayi siap untuk makan makanan padat, baik secara pertumbuhan maupun secara psikologis, pada usia 6 – 9 bulan. Bila makanan padat sudah mulai diberikan sebelum sistem pencernaan bayi siap untuk menerimanya, maka makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik dan dapat menyebabkan reaksi yang tidak menyenangkan (gangguan pencernaan, timbulnya gas, konstipasi dll). Tubuh bayi belum memiliki protein pencernaan yang lengkap. Asam lambung dan pepsin dibuang pada saat kelahiran dan baru dalam 3 sampai 4 bulan terakhir jumlahnya meningkat mendekati jumlah untuk orang dewasa. Amilase, enzim yang diproduksi oleh pankreas belum mencapai jumlah yang cukup untuk mencernakan makanan kasar sampai usia sekitar 6 bulan. Dan enzim pencerna karbohidrat seperti maltase, isomaltase dan sukrase belum mencapai level oranga dewasa sebelum 7 bulan. Bayi juga memiliki jumlah lipase dan bile salts dalam jumlah yang sedikit, sehingga pencernaan lemak belum mencapai level orang dewasa sebelum usia 6-9 bulan.</p>
<h5>4. Menunda pemberian makanan padat memberikan kesempatan pada bayi agar sistem yang dibutuhkan untuk mencerna makanan padat dapat berkembang dengan baik</h5>
<p>Tanda-tanda yang menunjukkan bahwa bayi sudah siap untuk menerima makanan padat termasuk ::</p>
<ol>
<li class="MsoNormal">Bayi dapat duduk dengan baik tanpa dibantu.</li>
<li class="MsoNormal">Reflek lidah bayi sudah hilang dan tidak secara otomatis mendorong makanan padat keluar dari mulutnya dengan lidah.</li>
<li class="MsoNormal">Bayi sudah siap dan mau mengunyah.</li>
<li class="MsoNormal">Bayi sudah bisa “menjumput”, dimana dia bisa memegang makanan atau benda lainnya dengan jempol dan telunjuknya. <span>Menggunakan jari dan menggosokkan makanan ke telapak tangan tidak bisa menggantikan gerakan “menjumput”.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>Bayi kelihatan bersemangat untuk ikut serta pada saat makan dan mungkin akan mencoba untuk meraih makanan dan memasukkannya ke dalam mulut. </span></li>
</ol>
<p><span>Sering kali kita mengatakan bahwa salah satu tanda bahwa bayi sudah siap untuk menerima makanan padat adalah bila bayi terus menerus ingin menyusu (kelihatan tidak puas setelah diberikan ASI/susu)-walaupun dia tidak sedang dalam keadaan sakit, akan tumbuh gigi , mengalami perubahan rutinitas atau mengalami pertumbuhan yang tiba-tiba. Meskipun demikian, sulit untuk menentukan apakah peningkatan kebutuhan untuk menyusui itu berhubungan dengan kesiapan bayi untuk menerima makanan padat. Banyak (bahkan sebagian besar) bayi usia 6 bulan yang mengalami pertumbuhan yang tiba-tiba, tumbuh gigi dan mengalami berbagai perkembangan – dalam satu waktu, yang pada akhirnya bisa menyebabkan meningkatnya kebutuhan untuk menyusui. Yakinkan bahwa anda melihat semua tanda-tanda kesiapan untuk menerima makanan padat sebagai suatu kesatuan, karena bila bayi hanya menunjukkan meningkatnya kebutuhan untuk menyusui, itu bukanlah tanda kesiapannya untuk menerima makanan padat.</span></p>
<h5><span>5. Menunda pemberian makanan padat mengurangi resiko alergi makanan</span></h5>
<p><span>Berbagai catatan menunjukkan bahwa memperpanjang pemberian ASI eksklusif mengakibatkan rendahnya angka insiden terjadinya alergi makanan (lihat Referensi alergi dan Resiko Pemberian Makanan Instan). Sejak lahir sampai usia antara empat sampai enam bulan, bayi memiliki apa yang biasa disebut sebagai “usus yang terbuka”. Ini berarti bahwa jarak yang ada di antara sel-sel pada usus kecil akan membuat makromolekul yang utuh, termasuk protein dan bakteri patogen, dapat masuk ke dalam aliran darah. Hal ini menguntungkan bagi bayi yang mendapatkan ASI karena zat antibodi yang terdapat di dalam ASI dapat masuk langsung melalui aliran darah bayi, tetapi hal ini juga berarti bahwa protein-protein lain dari makanan selain ASI (yang mungkin dapat menyebabkan bayi menderita alergi) dan bakteri patogen yang bisa menyebabkan berbagai penyakit bisa masuk juga. Dalam 4-6 bulan pertama usia bayi, saat usus masih “terbuka”, antibodi (slgA) dari ASI melapisi organ pencernaan bayi dan menyediakan kekebalan pasif, mengurangi terjadinya penyakit dan reaksi alergi sebelum penutupan usus terjadi. Bayi mulai memproduksi antibodi sendiri pada usia sekitar 6 bulan, dan penutupan usus biasanya terjadi pada saat yang sama.</span></p>
<h5><span>6. Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari anemia karena kekurangan zat besi</span></h5>
<p><span>Pengenalan suplemen zat besi dan makanan yang mengandung zat besi, terutama pada usia enam bulan pertama, mengurangi efisiensi penyerapan zat besi pada bayi. Bayi yang sehat dan lahir cukup bulan yang diberi ASI eksklusif selama 6-9 bulan menunjukkan kecukupan kandungan hemoglobin dan zat besi yang normal. Dalam suatu studi (Pisacane, 1995), para peneliti menyimpulkan bahwa bayi yang diberikan ASI eksklusif selama 7 bulan (dan tidak diberikan suplemen zat besi atau sereal yang mengandung zat besi) menunjukkan level hemoglobin yang secara signifikan lebih tinggi dalam waktu satu tahun dibandingkan bayi yang mendapat ASI tapi menerima makanan padat pada usia kurang dari tujuh bulan. Para peneliti tidak berhasil menemukan adanya kasus anemia di tahun pertama pada bayi yang diberikan ASI eksklusif selama tujuh bulan dan akhirnya menyimpulkan bahwa memberikan ASI eksklusif selama tujuh bulan mengurangi resiko terjadinya anemia.</span></p>
<h5><span>7. Menunda pemberian makanan padat membantu melindungi bayi dari resiko terjadinya obesitas di masa datang</span></h5>
<p><span>Pemberian makanan padat terlalu dini sering dihubungkan dengan meningkatnya kandungan lemak dan berat badan pada anak-anak. (Untuk contoh, lihat Wilson 1998, von Kries 1999, Kalies 2005) </span></p>
<h5><span>8. Menunda pemberian makanan padat membantu para ibu untuk mejaga kesediaan ASI mereka</span></h5>
<p><span>Berbagai studi menunjukkan bahwa pada bayi makanan padat akan menggantikan prosi susu dalam menunya – makanan tersebut tidak menambah total asupan pada bayi. Makin banyak makanan padat yang dimakan oleh bayi, maka makin sedikit susu yang dia serap dari ibunya, dan makin sedikit susu yang diserap dari ibu berarti produksi ASI juga makin sedikit. Bayi yang makan banyak makanan padat atau makan makanan padat pada umur yang lebih muda cenderung lebih cepat disapih.</span></p>
<h5><span>9. Menunda makanan padat membantu memberi jarak pada kelahirn bayi</span></h5>
<p><span>Pemberian ASI biasanya sangat efektif dalam mencegah kehamilan terutama bila bayi anda mendapatkan ASI eksklusif dan semua kebutuhan nutrisinya dapat dipenuhi melalui ASI.. </span></p>
<h5>10. Menunda pemberian makanan padat membuat pemberiannya menjadi lebih mudah</h5>
<p>Bayi yang mulai makan makanan padat pada usia yang lebih besar dapat makan sendiri dan lebih kecil kecendurangan untuk mengalami alergi terhadap makanan.</p>
<h5>Sumber</h5>
<ol>
<li class="MsoNormal">Why Delay Solid Foods? <a href="http://www.kellymom.com/nutrition/solids/delay-solids.html"><span style="color:#105cb6;">http://www.kellymom.com/nutrition/solids/delay-solids.html</span></a></li>
<li class="MsoNormal">When Will My Baby Be Ready For Solid Foods? <a href="http://www.kellymom.com/nutrition/solids/solids-when.html"><span style="color:#105cb6;">http://www.kellymom.com/nutrition/solids/solids-when.html</span></a></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=129&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2009/03/06/asi-eksklusif-6-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azkaceria.files.wordpress.com/2009/03/asi6bulan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">asi6bulan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibu ? Profesi Utama atau Sampingan</title>
		<link>http://azkaceria.wordpress.com/2009/02/06/ibu-profesi-utama-atau-sampingan/</link>
		<comments>http://azkaceria.wordpress.com/2009/02/06/ibu-profesi-utama-atau-sampingan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 15:31:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruhyat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azkaceria.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[  Tuhan mengirimkan anak-anak bukan sekadar untuk melanjutkan keturunan, melainkan untuk meluaskan hati kita : membuat kita tidak mementingkan diri sendiri, memenuhi diri ktia dengan simpati serta kasih sayang, memberikan tujuan-tujuan yang lebih mulia pada jiwa kita, membuat kita mampu mengerahkan seluruh kemampuan dan kesanggupan kita, dan untuk menyanyi di sekeliling perapian kita dengan wajah-wajah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=126&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Tuhan mengirimkan anak-anak bukan sekadar untuk melanjutkan keturunan, melainkan untuk meluaskan hati kita : membuat kita tidak mementingkan diri sendiri, memenuhi diri ktia dengan simpati serta kasih sayang, memberikan tujuan-tujuan yang lebih mulia pada jiwa kita, membuat kita mampu mengerahkan seluruh kemampuan dan kesanggupan kita, dan untuk menyanyi di sekeliling perapian kita dengan wajah-wajah cerah, senyum bahagia, dan hati lembut yang penuh cinta. (Mary Botham Howitt)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Melahirkan adalah pengalaman yang tak terlupakan juga mengesankan, mengatasi tantangan dan mendapatkan hadiah yang ternilai harganya. Menjadi seorang ibu merupakan sesuatu yang membahagiakan sekaligus sulit, memuaskan namun juga berat. Tidak ada yang sungguh-sungguh bisa mempersiapkan kaum hawa untuk menghadapi apa yang akan terjadi. Kebahagiaan ketika menyaksikan senyuman pertama sang jabang bayi dan kecemasan ketika dia tidak berhenti menangis. Dalam menjalani karier sebagai ibu, hal itu kerap menimpa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span><span id="more-126"></span><br />
</span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Ibu adalah sosok yang mempunyai peran sangat besar dalam menentukan masa depan bagi sang anak kelak. Ketimbang orang lain, ibu memiliki hubungan khusus dengan bayinya. Mereka pernah bersama-sama menjadi satu tubuh, memiliki aktivitas dan perasaaan yang sama selama sembilan bulan sepuluh hari. Semua suara, emosi, gerakan, dan respons dirasakan mereka berdua. Segera setelah dilahirkan, bay ibis mengenal suara ibunya dan bisa membedakan aroma ASI (air susu ibu) ibunya dari ibu yang lain. Si ibu pun dapat mengenal dengan cepat suara tangis bayinya yang begitu kuat pengaruhnya untuk mendorong suplai air susu. ASI mempunyai unsur yang dilengkapi dengan zat kimia tertentu (oxticyn dan prolactin), yang meningkatkan kemampuan dalam mengasuh kemampuan anak. Dan itu dilepaskan ketika ibu sedang menggendong bayinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Sayangnya, ada sejumlah perempuan yang kini enggan tinggal di rumah bersama bayi atau anaknya. Pengasuhan anak tidak dipandang sebagai hal yang<span> </span>penting. Situasi itu tidak adil dan pada hakikatnya harus diubah. Orang tua harus sangat hati-hati terhadap orang yang mengasuh bayi mereka. apakah itu nenek, ayah, atau penitipan bayi, orang yang mengasuh anak harus memberikan perhatian perhatian yang sensitif dan konsisten,<span> </span>sehingga mendorong bayi memiliki ikatan yang aman. Pilihan untuk menggunakan pengasuh pengganti untuk bayi ternyata berbahaya dan menjadi trend yang mulai menunjukkan sisi gelapnya. Sangat sering, pengasuh pengganti mengakibatkan tidak memadainya pola pengasuhan bagi bayi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Karena otak bayi masih dalam tahap perkembangan dan kesadarannya masih terbuka lebar, maka pengalaman atau trauma yang mendorong pertumbuhan akan menjadi landasan network neural-nya. Apa yang dia rasakan dan apa yang dia yakini, sebagian akan dibentuk oleh pengalaman, apakah dia belajar memercayai orang lain, merasa bernilai atau tidak. Apa pun yang ditangkap seorang bayi akan menjadi blueprint bagi perilaku dan perbuatannya di saat mendatang. Jika orang tua memperlihatkan kebaikan dan penghargaan, perhatian maupun empati, maka itulah yang akan tertanam di hati dan benak si anak. Maka menjadi ibu semestinya menjadi kebanggaan, karena dapat memberikan landasan bagi masa depan anak dan menjadi momen-momen yang pasti membahagiakan. Tapi kini ada kaum ibu yangmalah lebih bangga meniti karier di luar rumah, merelakan bayinya dititipkan pada biro pengasuhan anak atau dididik oleh orang yang belum tentu benar dalam memberi pelajaran. Jika kemudian anak-anak kita menjadi anak yang nakal, manipulatif, defensif, berdaya intelektual rendah, emosional, jauh dari orang tua, bukankah hal itu merupakan peran dan buah karya kita?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Kita simak ungkapan seorang ibu yang menjadikan pengasuhan anak sebagai prioritas pekerjaannya : “Bagiku membersarkan anak bukan saja merupakan pekerjaan yang memerlukan kasih sayang dan sebuah kewajiban, melainkan sebuah profesi sama menarik dan menantang, seperti profesi apa pun di dunia, dan juga menuntut yang terbaik yang bisa kuberikan.” Demikian kata Rose Kennedy, ibunda John F.Kennedy.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azkaceria.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azkaceria.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azkaceria.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azkaceria.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azkaceria.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azkaceria.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azkaceria.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azkaceria.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azkaceria.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azkaceria.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azkaceria.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azkaceria.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azkaceria.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azkaceria.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azkaceria.wordpress.com&amp;blog=4780992&amp;post=126&amp;subd=azkaceria&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azkaceria.wordpress.com/2009/02/06/ibu-profesi-utama-atau-sampingan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/136b7999808bd523e600403a43ea3092?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ruhyat</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
